PROGRAM STUDI FISIKA

SEKILAS SEJARAH

Sejarah keberadaan Program Studi Fisika  FMIPA UNIMED diawali dengan lahirnya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Berdasarkan Surat Keputusan Menteri PKK RI. No 85254 tanggal 22 Agustus 1957 menjadi salah satu Fakultas pada Universitas Sumatera Utara (USU). Kemudian pada tanggal 23 Juni 1963, FKIP USU diubah menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta cabang Medan. Perubahan FKIP USU menjadi FKIP Jakarta cabang Medan, terjadi pula reorganisasi pada fakultas. Jurusan-jurusan dikelompokkan sesuai bidang ilmu dan mematangkannya menjadi IKIP yang berdiri sendiri. Dari 4 fakultas yang terbentuk salah satunya adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Eksakta (FKIE). Fakultas ini mengasuh lima jurusan yaitu Jurusan Ilmu Pasti, Ilmu Kimia, Ilmu Hayat, Ilmu Alam, dan Teknik Sipil. Kemudian pada tahun 1965 IKIP Jakarta cabang Medan berubah menjadi IKIP Medan, berlokasi di Jl. Mebau 38 A. Pada tahun 1983 FKIE berubah nama menjadi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) IKIP Medan, mengasuh 4 jurusan yaitu: pendidikan matematika, pendidikan fisika, pendidikan kimia, dan pendidikan biologi. Tahun 1985 lokasi kampus FPMIPA IKIP Medan dipindahkan ke Jalan Willem Iskandar Psr V Medan Estate, yaitu lokasi UNIMED yang sekarang.

Selanjutnya pada tanggal 26 Januari 2000 secara resmi IKIP Medan mengalami perubahan kelembagaan menjadi Universitas Negeri Medan (UNIMED) melalui SK Presiden No 124 tahun 1999, tgl 7 Oktober 1999. Perubahan ini, bahwa UNIMED mendapat ijin (perluasan mandat) untuk menyelenggarakan program-program nonkependidikan.  Perubahan IKIP Medan menjadi UNIMED pada dasarnya merupakan usaha peningkatan mutu lulusan yang dipandang perlu untuk menjawab tantangan pembangunan di segala bidang, terutama mempersiapkan calon guru dan tenaga kependidikan lainnya yang memiliki kompetensi handal. Perubahan penyelenggaraan pendidikan dari kelembagaan IKIP sebagai LPTK menjadi Universitas diasumsikan akan mempunyai nilai yang lebih menguntungkan dalam mempersiapkan lulusan yang berkualitas. Perubahan di tingkat kelembagaan IKIP Medan menjadi Universitas Negeri Medan, disusul dengan perubahan di tingkat fakultas dan jurusan. FPMIPA berubah menjadi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Demikian juga terjadi perubahan jurusan, yaitu: Jurusan pendidikan Matematika berubah menjadi Jurusan Matematika, Jurusan Pendidikan Fisika berubah menjadi Jurusan Fisika, Jurusan Pendidikan Kimia menjadi Jurusan Kimia, dan Jurusan Pendidikan Biologi menjadi Jurusan Biologi berdasarkan Surat keputusan Rektor Universitas Negeri Medan No. 068/J39.KEP/KP.00.13/2004 tanggal 20 Februari 2004. Dengan demikian, saat ini FMIPA UNIMED telah mengasuh delapan Program Studi, yaitu Program Studi Pendidikan Matematika, Program Studi Pendidikan Fisika, Program Studi Pendidikan Kimia, Program Studi Pendidikan Biologi, Program Studi Matematika, Program Studi Fisika, Program Studi Kimia, Program Studi Biologi. Pada saat ini Prodi Fisika telah terakreditasi B sesuai SK BAN-PT nomor : 483/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2014 dengan masa berlaku sampai 28 Desember 2019.

Visi :

Program Studi Yang Unggul Dalam Fisika Terapan Berskala Nasional 2020

Misi :

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran di bidang fisika terapan berbasis bidang keahlian ( Fisika Material, Fisika Instrumentasi, Fisika Bumi, dan Fisika Komputasi ) yang berkualitas dengan menggunakan metode pembelajaran Student Centered Learning (SCL)
  2. Menyelenggarakan penelitian untuk pengembangan fisika terapan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari dan mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan masyarakat dan berperan aktif dalam pembangunan.
  3. Melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam bidang  fisika terapan untuk mewujudkan kesadaran masyarakat tentang berbagai dampak  pemanfaatan sumber daya alam dan mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan masyarakat melalui  pendayagunaan teknologi rekayasa material.
  4. Menghasilkan kerjasama dengan berbagai instansi seperti asosiasi profesi dan stakeholder yang berkonsentrasi dalam pengembangan rekayasa fisika terapan
  5. Menciptakan suasana dan budaya akademik yang kondusif bagi pengembangan wawasan civitas akademika baik internal maupun eksternal.

 

  1. Menghasilkan lulusan ilmu fisika yang unggul dan berdaya saing dalam bidang fisika terapan di tingkat nasional sesuai dengan kebutuhan pasar.
  2. Menghasilkan penelitian dan karya ilmiah yang inovatif dan berkualitas sesuai dengan perkembangan paradigma ilmu fisika yang dibutuhkan oleh stakeholders dan masyarakat.
  3. Menghasilkan karya pengabdian masyarakat yang inovatif untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat dalam  memanfaatkan teknologi rekayasa serta mewaspadai berbagai dampak negatif penggunaan sumber daya alam yang tidak terencana.
  4. Menghasilkan berbagai kesepakatan kerjasama dengan  instansi pemerintah, dunia usaha serta dunia industri baik dalam dan luar negeri.
  5. Terwujudnya suasana dan budaya akademik yang kondusif bagi pengembangan wawasan civitas akademika.

 

  1. Menghasilkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
  2. Menghasilkan 80% dosen yang memiliki kualifikasi akademik S3 sesuai dengan bidang ilmu.
  3. Tercapainya 80% dosen yang  terampil dalam menerapkan metode pembelajaran berbasis SCL (Student Centered Learning) dengan memanfaatkan berbagai fasilitas IT (Teknologi Informasi ).
  4. Tercapainya 85% mahasiswa yang memiliki indeks prestasi kumulatif  >3.
  5. Tercapainya 75% mahasiswa yang berhasil lulus tepat waktu (dalam masa 4 tahun).
  6. Tercapainya 80% hasil penelitian dosen yang berhasil meraih berbagai hibah penelitian yang didanai Dikti, Universitas, maupun lembaga lainnya baik pemerintah maupun swasta.
  7. Tercapainya 80% hasil pengabdian masyarakat yang berhasil meraih berbagai hibah pengabdian yang didanai DIKTI, Universitas, maupun instansi lainnya.
  8. Terwujudnya kerjasama di bidang Tri dharma untuk peningkatan kualitas Program studi yang bersifat akademik maupun non akademik dengan berbagai instansi pemerintah maupun swasta,  dalam dan luar negeri.
  9. Terwujudnya suasana akademik dengan menyelenggarakan berbagai seminar dan pelatihan di Program studi Fisika serta meningkatkan peran para dosen baik sebagai peserta maupun narasumber.
  10. Tercapainya 80% jumlah publikasi karya ilmiah dosen yang berhasil dimuat di jurnal akreditasi Dikti maupun jurnal internasional.
  11. Tercapainya 75% mahasiswa yang mampu menghasilkan karya PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) yang berhasil lolos seleksi dari Dikti.

 

  1. Melakukan tracer study untuk mengevaluasi kompetensi yang dibutuhkan pada pasar kerja.
  2. Melakukan evaluasi kurikulum secara periodik sesuai dengan perkembangan keilmuan dan kebutuhan pasar kerja.
  3. Melakukan pemetaan keahlian dosen sesuai dengan kebutuhan kompetensi di Program studi dengan memfasilitasi dosen untuk studi lanjut ke jenjang strata tiga (S3) dalam bidang Ilmu Fisika.
  4. Menyelenggarakan program pelatihan dan pendampingan pembuatan proposal penelitian bagi para dosen untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil penelitian yang mampu meraih hibah penelitian Dikti dan hibah dari instansi lainnya.
  5. Menjalin kerjasama dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta, pengguna lulusan serta asosiasi profesi.
  6. Meningkatkan partisipasi dosen sebagai peserta workshop, seminar, training of trainers dan seminar  di Program studi Fisika.
  7. Menyelenggarakan ajang kreatifitas mahasiswa serta berbagai perlombaan yang terkait dengan ruang lingkup bidang Fisika terapan.
  8. Menyelenggarakan program pelatihan dan pendampingan pembuatan proposal pengabdian masyarakat bagi para dosen untuk meningkatkan kualitas proposal agar mampu meraih berbagai hibah pengabdian yang didanai dikti maupun hibah dari instansi lainnya.
  9. Mengelola dan mengembangkan jurnal Program studi secara berkelanjutan serta mereview dan melakukan pembimbingan dosen untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dengan pemanfaatan sumber-sumber acuan berkualitas.
  10. Peningkatan budaya akademik dan suasana kehidupan kampus yang senantiasa dinamis dengan adanya koordinasi dan interaksi antara dosen dengan mahasiswa melalui penyelenggaraan berbagai event seperti  kegiatan pelatihan, seminar ilmiah, diskusi ilmiah khusus staf pengajar, dan kreatifitas mahasiswa, olimpiade sains, serta berbagai perlombaan yang diikuti para mahasiswa dan masyarakat.

 

Back to Top